Rabu, 22 Desember 2010

KISTA


            Kista adalah rongga patologis yang berisi cairan, bahan setengah cair atau gas dan seringkali dibatasi oleh lapisan epitel dan dibagian luarnya dilapisi oleh jaringan ikat dan pembuluh darah.
            Kista dibagi dalam beberapa klasifikasi menurut WHO:
1.      Kista pada rahang. ·        Epitelial
a.       Developmental (odontogenik dan non odontogenik).
 b.      Inflamatori.
·        Non-epitelial
2.      Kista yang berhubungan dengan maksila.
3.      Kista pada jaringan lunak rongga mulut, wajah dan leher.
            Pola umum pertumbuhan suatu kista terjadi karena adanya stimulasi (cytokinase) pada sisa-sisa sel epitel pertumbuhan yang kemudian mengalami proliferasi dan di dalam pertumbuhannya tidak menginvasi jaringan sekitarnya. Sisa epitel tersebut kemudian akan berproliferasi membentuk Massa padat. Kemudian massa akan semakin membesar sehingga sel-sel epitel di bagian tengah massa akan kehilangan aliran darah, sehingga aliran nutrisi yang terjadi melalui proses difusi akan terputus. Kematian sel-sel dibagian tengah massa  kista tersebut akan menyebabkan terbentuk suatu rongga berisi cairan yang bersifat hipertonis. Keadaan hipertonis akan menyebabkan terjadinya proses transudasi cairan dari ekstra lumen menuju ke dalam lumen. Akibatnya terjadi tekanan hidrostatik yang berakibat semakin membesarnya massa kista. Proses pembesaran  massa kista dapat terus berlangsuung, kadang sampai dapat terjadi parastesia ringan akibat ekspansi massa menekan daerah saraf sampai timbulnya rasa sakit.
GAMBARAN RADIOLOGI  Dalam pemeriksaan rontgen akan terlihat gambaran radiolusen berbatas jelas

aids

Senin, 20 Desember 2010

KEPRIBADIAN HISTERIS

Kepribadian histeris bersifat dramatis, romantis dan suka diperhatikan, emosi dangkal dan tidak jujur, menggairahkan tapi pada dasarnya frigid.
Mereka cenderung memanipulasi keluarga dan temannya. mereka mudah dikenali dari sikap dan pakaiannya yang provokatif serta dari gerakannya yang dramatik dan bicaranya yang dibuat-buat (Ingram 1995 :59)

Gangguan kepribadian histrionic ditandai dengan pola pervasive emosi dan mencari perhatian yang berlebihan. Gangguan ini terjadi pada 2%-3% populasi umum dan 10%-15% populasi klinis dan terlihat lebih sering pada wanita daripada pria. Terapi biasanya dicari untuk mengatasi depresi, masalah fisik yang tidak dapat dijelaskan, dan kesulitan dalam hubungan.
Kecenderungan klien untuk melebih-lebihkan kedekatan hubungan atau mendramatisir kejadian yang relative kecil dapat menghasilkan data yang tidak reliable. Bicara klien biasanya bersemangat, dilebih-lebihkan dan dilakukan dengan cara yang dibuat-buat. Akan tetapi, hal ini tampak jelas bahwa walaupun bicaranya bersemangat dan menghibur, penjelasannya mungkin samara-samar dan informasi yang diberikan kurang rinci. Seluruh penampilan klien normal walaupun dia mungkin berlebihan dalam berpakaian untuk wawancara klinis, seperti memakai gaun malam dan sepatu yang bertumit tinggi. Klien terlalu memerhatikan kesan oranglain terhadap penampilannya dan meluangkan sebagian besar waktu, energi dan uang untuk hal ini. Pakaian dan perilaku genit klien tidak terbatas pada situasi sosial atau hubungan, tetapi tampak pula di lingkungan pekerjaan dan professional. Perawat mungkin merasa dibuat terpesona atau bahkan digoda oleh klien.
Secara emosional, klien ekspresif, suka bergaul, dan tidak terkendali. Emosi sering diekspresikan dengan tidak tepat dan berlebihan, seperti , ”Dia fantastis! Dia mengubah hidup saya!” untuk menggambarkan dokter yang mungkin baru bertemu dengan klien satu atau dua kali. Akan tetapi, klien tidak bisa menjelaskan mengapa dokter tersebut digambarkan secara berlebihan. Emosi yang diekspresikan tidak jujur dan dangkal walaupun bersemangat; hal ini mudah diketahui orang lain, tetapi tidak bagi klien. Klien mengalami perubahan mood dan emosi yang cepat dan mungkin tertawa terbahak-bahak pada suatu waktu dan menangis terisak pada waktu berikutnya. Perubahan emosi intens yang cepat ini mungkin terlihat palsu atau dibuat-buat bagi pengamat. Klien mengalami preokupasi dengan diri sendiri dan sebagian besar pikirannya berfokus pada dirinya sendiri, dengan sedikit atau tidak ada pemikiran tentang kebutuhan orang lain. Klien sangat mudah dipengaruhi dan akan sependapat dengan hampir semua orang untuk mendapatkan perhatian. Dia mengungkapkan opini yang kuat dengan sangat sungguh-sungguh, tetapi karena opini tersebut berdasarkan bukti atau fakta yang sedikit, opini tersebut seringkali berubah dibawah pengaruh seseorang yang kepadanya klien berupaya memberi kesan
Klien meras tidak nyaman saat dia tidak menjadi pusat perhatian dan berusaha keras untuk mencapai keadaan itu. Klien menggunakan penampilan fisik dan pakaiannya untuk mendapatkan perhatian. Kadang-kadang klien dapat memancing secara terang-terangan agar mendapat pujian, mengarang cerita yang tidak dapat dipercaya, atau membuat keributan ditempat umum untuk mengalihkan perhatian agar tertuju kepada dirinya. Klien bahkan mungkin pingsan, sakit, atau menjatuhkan diri ke lantai untk mendapatkan perhatian. Klien sangat senang saat diberi perhatian saat melakukan beberapa perilaku tersebut, dengan membiarkan orang lain merasa bahwa mereka telah diperdaya. Setiap komentar atau pernyataan yang tampak mencela atau tidak menyenangkan dapat mengakibatkan respon yang kuat, seperti temper tantrum atau menangis dengan keras.
Klien cenderung melebih-lebihkan keintiman hubungan. Hampir semua kenalan disebut dengan ”sayang, teman tersayang”. Klien mungkin memalukan anggota keluarga atau teman dengan perilaku di depan umum yang tidak tepat, seperti memeluk dan mencium seseorang yang baru saja dikenalkan, atau menangis terisak dengan tidak terkendali karena insiden kecil. Klienmungkin mengabaikan teman lama jika dikenalkan teman baru dan menarik. Individu yang mempunyai hubungan dengan klien menggambarkan diri mereka telah diperdaya, dimanipulasi atau di eksploitasi tanpa rasa malu untuk keuntungan pribadi klien.
Klien mungkin memiliki berbagai macam keluhan fisik yang tidak jelas atau mungkin membuat cerita berlebih lebihan tentang penyakit fisiknya. Episode tersebut biasanya berkisar tentang perhatian yang diterima klien (atau gagal untuk diterima) saat hal tersebut terjadi, bukan tentang masalah fisiologis tertentu.

INTERVENSI KEPERAWATAN
Perawat seharusnya memberi umpan balik kepada klien tentang interaksi sosialnya dengan orang lain, termasuk cara berpakaian dan perilaku non verbal. Umpan balik harus berfokus pada alternatif yang tepat, tidak hanya kritik. Misalnya, perawat dapat mengatakan ”ketika anda memeluk dan mencium orang lain pada pertemuan pertama dengan mereka, mereka mungkin mengartikan perilaku anda sebagai seksual. Akan lebih dapat diterima jika Anda berdiri minimal dua kaki dari mereka dan berjabat tangan”
Dapat pula bermanfaat untuk mendiskusikan situasi sosial guna menggali persepsi klien tentang reaksi dan perilaku orang lain. Mengajarkan keterampilan tersebut dilingkungan yang aman dan tidak mengancam dapat membantu klien untuk mendapatkan rasa percaya diri atas kemampuannya berinteraksi dengan orang lain. Perawat harus spesifik dalam menjelaskan dan memberi contoh keterampilan sosial tersebut, termasuk mempertahankan kontak mata, mendengar aktif, dan menghormati ruang personal. Dapat juga membantu untuk mengemukakan topik diskusi yang tepat untuk orang yang baru dikenal, untuk keluarga atau teman dekat, dan untuk perawat saja.

Klien mungkin sangat sensitif untuk mendiskusikan tentang harga diri dan mungkin berespons dengan emosi yang berlebihan. Penting untuk menggali kekuatan dan potensi pribadi klien, dengan memberi umpan balik spesifik kepada klien tentang karakteristik yang positif. Mendorong klien untuk menggunakan komunikasi yang asertif, seperti pernyataan ”saya”, dapat meningkatkan harga diri dan membantu klien mendapatkan apa yang dibutuhkan dengan cara yang lebih tepat. Perawat harus membantu klien percaya diri atas kemampuan nya dengan cara yang sungguh-sungguh.


Pengobatan : Waspada bila permulaan pengobatan sudah kelihatan perbaikan, karena ini mungkin hanya untuk menyenangkan. Karena kemampuan komunikasi yang kurang, maka yang dibimbing ialah perilaku yang nyata saja
http://pusvahikari.blogspot.com/2009/06/kepribadian-histeris.html

Minggu, 19 Desember 2010

METABOLISME BILIRUBIN

METABOLISME BILIRUBIN
Segera setelah lahir bayi harus mengkonjugasi Bilirubin (merubah Bilirubin yang larut dalam lemak menjadi Bilirubin yang mudah larut dalam air) di dalam hati.
Frekuensi dan jumlah konjugasi tergantung dari besarnya hemolisis dan kematangan hati, serta jumlah tempat ikatan Albumin (Albumin binding site). Pada bayi yang normal dan sehat serta cukup bulan, hatinya sudah matang dan menghasilkan Enzim Glukoronil Transferase yang memadai sehingga serum Bilirubin tidak mencapai tingkat patologis

KONSEP DASAR

Ikterus Fisiologis
Ikterus pada neonatus tidak selamanya patologis. Ikterus fisiologis adalah Ikterus yang memiliki karakteristik sebagai berikut (Hanifa, 1987):
1.Timbul pada hari kedua-ketiga
2.Kadar Biluirubin Indirek setelah 2 x 24 jam tidak melewati 15 mg% pada neonatus cukup bulan dan 10 mg % pada kurang bulan.
3. Kecepatan peningkatan kadar Bilirubin tak melebihi 5 mg % per hari
4.Kadar Bilirubin direk kurang dari 1 mg %
5.Ikterus hilang pada 10 hari pertama
6.Tidak terbukti mempunyai hubungan dengan keadan patologis tertentu

Ikterus Patologis / Hiperbilirubinemi
Adalah suatu keadaan dimana kadar Bilirubin dalam darah mencapai suatu nilai yang mempunyai potensi untuk menimbulkan Kern Ikterus kalau tidak ditanggulangi dengan baik, atau mempunyai hubungan dengan keadaan yang patologis. Brown menetapkan Hiperbilirubinemia bila kadar Bilirubin mencapai 12mg% pada cukup bulan, dan 15 mg % pada bayi kurang bulan. Utelly menetapkan 10 mg% dan 15 mg%.

Sabtu, 18 Desember 2010

SITUS PENYEDIA GAME DAN SOFTWARE

Alamat Game
http://wap.tegos.ru/
http://www.gametop.com/download-free-games (PC Games)
http://www.geocities.com/mfogamez/dedomils40/s40.wml#nokia (Nokia S40)
http://wap.waptrick.com
http://www.gameloft.com
http://www.bobowap.com
http://www.wapking.mobi
http://www.tgam.mobi
http://www.freemint.com (The Fast And The Furious Fugitive 3D)
http://www.inlogic.com (Ali The Penguin )
http://livingmobile.net
http://www.orgi.ru
http://www.clickgamer.com
http://www.sharejar.com
http://www.funmobile.com
www.glu.com
http://www.gamemobile.co.uk/nokia_e50_games.htm (Game E50)
http://www.gameboy-advance-roms.com (GBA)
http://us.thqwireless.com/content.html?id=4007 (Indiana Jones)
http://igames.indosat.com/game_arena/ga_info.jsp?gid=4444018&cate=top (Diner Dash 2)

Alamat Aplikasi
http://www.getjar.com
http://phonesymbian.com
http://www.gosymbian.com (FE xplorer)
http://www.symbian-freeware.com
http://www.mobilesmania.com

http://cracking.to not
http://mobilclub.org
http://wap.mxit.co.za (Mxit)
http://get.mobispine.com/sv/2796 (Browser berita & Download ke kartu memori)
http://m.comeks.com (SMS Komik & S60)
http://www.lonelycatgames.com/?app=xplore (File Manager)
http://www.s60world.com
http://www.jdictionary-mobile.com (The world factbook & S60)
http://www.rock-your-mobile.com (Remote control)
http://www.theunlocker.co.uk
http://www.jamanda.com (Anti virus caribe)
http://www.handago.com (Kalender hijriah)
http://airradio.get-intouch.com (Air Radio)

Kamis, 16 Desember 2010

TETRALOGI OF FALLOT

1 Pengertian Tetralogy Of Fallot
a. Terdiri dari dua kata:
1. Tetralogy ; sindrom yang terdiri atas 4 unsur, tetra : 4, logy ; kata; ilmu .
2. Fallot : nama dokter dari perancis “ Etienne L.A. Fallot ” ( 1850 – 1910 ).
b. Tetralogy of fallot adalah kelainan jantung dengan gangguan sianosis yang ditandai dengan kombinasi 4 hal yang abnormal. Meliputi defek septum ventrikel, stenosis pulmonal, overriding aorta dan hipertropi ventrikel kanan.
2.2 Penyebab dari Tetralogy Of Fallot
Pada sebagian besar kasus penyabab penyakit jantung bawaan tidak diketahui secara pasti, diduga karna adanya faktor Endogen dan Eksogen. Faktor – faktor tersebut antara lain :
a. Faktor endogen
• Kelainan kromosom.
• Anak yang lahir sebelum nya mengalimi penyakit jantung bawaan.
• Adanya penyakit tertentu dalam keluarga seperti DM,Hipertensi, Penyakit Jantung.
b. Faktor eksogen
• Riwayat kehamilan ibu.
• Ibu menderita penyakit infeksi.
• Pajanan terhadap sinar X.
2.3 Tanda dan Gejala
Tergantung pada ukuran dari defek yang dialami bayi yang lahir. Tanda – tanda umum:
• Murmur
• Cyanosis : timbul antara hari pertama di lahirkan sampai minggu ke 2 umur bayi
• Warna kulit pucat
• Pernapasan meningkat
• Teraba dingin
• Berat badan rendah
• Susah untuk diberi makan dan
• Clubbing finger’s
2.4 Kolaboratif Care Management
a. Diagnostik tes
• . Pemeriksaan laboratorium
Ditemukan adanya peningkatan hemoglobin dan hematokrit (Ht) akibat saturasi oksigen yang rendah. . Pada umumnya hemoglobin dipertahankan 16-18 gr/dl dan hematokrit antara 50-65 %. Nilai BGA menunjukkan peningkatan tekanan partial karbondioksida (PCO2), penurunan tekanan parsial oksigen (PO2) dan penurunan PH. Pasien dengan Hb dan Ht normal atau rendah mungkin menderita defisiensi besi.
• Radiologis
Sinar X pada thoraks menunjukkan penurunan aliran darah pulmonal,
tidak ada pembesaran jantung . gambaran khas jantung tampak apeks jantung terangkat sehingga seperti sepatu.
• Elektrokardiogram
Pada EKG sumbu QRS hampir selalu berdeviasi ke kanan. Tampak pula hipertrofi ventrikel kanan. Pada anak besar dijumpai P pulmonal.
• Ekokardiografi
Memperlihatkan dilatasi aorta, overriding aorta dengan dilatasi ventrikel kanan, penurunan ukuran arteri pulmonalis & penurunan aliran darah ke paru-paru.
• Kateterisasi
Diperlukan sebelum tindakan pembedahan untuk mengetahui defek septum ventrikel multiple,mendeteksi kelainan arteri koronari dan mendeteksi stenosis pulmonal perifer. Mendeteksi adanya penurunan saturasi oksigen, peningkatan tekanan ventrikel kanan, dengan tekanan pulmonalis normal atau rendah.
b. Obat – obatan
• Morphine sulfat 0,1-0,2 mg/kg SC, IM atau Iv untuk menekan pusat pernafasan dan mengatasi takipneu.
• Bikarbonas natrikus 1 Meq/kg BB IV untuk mengatasi asidosis.
• Oksigen dapat diberikan, pemberian disini tidak begitu tepat karena permasalahan bukan karena kekuranganoksigen, tetapi karena aliran darah ke paru menurun. Dengan usaha diatas diharapkan anak tidak lagi takipnea, sianosis berkurang dan anak menjadi tenang.
• Propanolo l 0,01-0,25 mg/kg IV perlahan-lahan untuk menurunkan denyut jantung sehingga seranga dapat diatasi.
• Ketamin 1-3 mg/kg (rata-rata 2,2 mg/kg) IV perlahan. Obat ini bekerja meningkatkan resistensi vaskuler sistemik dan juga sedative
• penambahan volume cairan tubuh dengan infus cairan dapat efektif dalam penganan serangan sianotik. Penambahan volume darah juga dapat meningkatkan curah jantung, sehingga aliran darah ke paru bertambah dan aliran darah sistemik membawa oksigen ke seluruh tubuh juga meningkat.
c. Diet
• Perawat berikan makanan lunak dan mudah dicerna
• Hindari kafein dan batasi penggunaan sodium.
• Beri makanan tinggi protein dan rendah lemak.
• Beri makanan tinggi kalium.
d. Aktivitas
Saat aktivitas,hindari aktivitas yang melelahkan dan berikan istirahat yang cukup bagi klien.
2.5 Pemeriksaan Fisik
a. Data subjektif
Pada tanggal 15 juni 2010, pukul 6 PM dilakukan pengkajian oleh mahasiswa dan didapatkan hasil ibu klien mengatakan “ setelah bermain dan menangis anak bias sesak napas, jantung anak saya juga berdebar – debar, badanya juga sering demam, makannya juga susah, saat anak istirahat sesak napas berkurang tapi badanya masih kebiruan, mulai terlihat perubahan saat umur anak 6 bulan”. Riwayat kehamilan ibu mengalami hipertensi saat usia kehamilan 3 bulan tekanan darah mencapai 180/130 mmHg.
b. Data objektif
• Keadaan umum klien tampak sakit sedang – berat
• Kesadaran komposmetis GCS : 4,5,6.
• Kategori klien 2 ( 1 sampai 3 ).
• Klien mampu menghabiskan ¼ porsi makanan yang disedikan Rumah Sakit.
• Tampak sianosis seluruh badan.
• Mata : kunjungtiva anemis, bibir dan mulut : sianosi dan kering, auskultasi jantung : ada bunyi tambahan mur – mur, ektremitas : teraba dingin, capillary refill time lebih dari 3 detik.
• Infus D5 ¼ NS terpasang 10 tetes/menit divena radialis sinitra.
• Tanda – tanda vital : Temperatur : 37,3 C, pulse : 106 kali/menit, Resepirasi : 23 kali/menit
• Hasil Hb : Hb 19,6 gms ( 14 – 16 gms ), Ht 66 Vol%.
• Foto torax : cardiothoracic index lebih dari 50 %.
• Berat badan 10 Kg ( berat badan ideal 12 Kg ).

SUMBER : MBAH GOOGLE

Rabu, 15 Desember 2010

cairan serebrospinal

Komposisi dan fungsi cairan serebrospinal (CSS)
Cairan serebrospinal dibentuk dari kombinasi filtrasi kapiler dan sekresi aktif
dari epitel. CSS hampir meyerupai ultrafiltrat dari plasma darah tapi berisi
konsentrasi Na, K, bikarbonat, Cairan, glukosa yang lebih kecil dankonsentrasi
Mg dan klorida yang lebih tinggi. Ph CSS lebihrendah dari darah.